Desa Grogol

Desa Grogol

GRESS - Grogol Eksotis

Jelajahi

Tentang Desa Grogol

Profil Umum Desa Grogol

Desa Grogol GROGOL merupakan salah satu nama desa yang terletak di wilayah Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.
Lokasi Kantor Desa : Jl. Akasia No. 102 Dusun Krajan RT 01 RW 01 Desa Grogol Kecamatan Giri Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur.
- WILAYAH
Desa Grogol terdiri dari 8 dusun, 13 Rukun Warga, 34 Rukun Tetangga :
1. Dusun Kedawung
2. Dusun Rupi
3. Dusun Krajan
4. Dusun Lebak
5. Dusun Pelinggihan
6. Dusun Guwo
7. Dusun Laos
8. Dusun Kopendukuh

Desa Grogol adalah salah satu dari dua desa yang ada di Kecamatan Giri. Wilayah desa ini terdiri dari area pemukiman warga dan lahan pertanian. Sama seperti desa tetangganya, Jambesari, pemukiman warga disini terdapat di Dusun Pelinggihan, Kopendukuh, Laos, Guwo, Krajan, Lebak, Kedawung dan Rupi. Pemukiman penduduk ini terpisah-pisah dipisahkan oleh lahan pertanian warga dan hutan kecil. Di desa ini, seperti desa-desa di Kecamatan Giri, Glagah dan Kalipuro, berdiri tempat penggilingan dan penjemuran gabah. Hal ini disebabkan karena lahan pertanian warga yang kebanyakan ditanami padi, meskipun ada juga yang menanam palawija dan tanaman buah-buahan. Selain perkampungan warga khas desa kini banyak pengembang perumahan yang mendirikan perumahan di desa ini.

Mayoritas penghuni desa ini adalah orang Osing, selain itu juga ada yang merupakan Suku Jawa dan Suku Madura. Mereka kebanyakan memang asli lahir di desa ini. Mayoritas penduduk beragama Islam. Maka di desa ini bisa banyak ditemui masjid-masjid di setiap kampung.

Setiap Malam pada bulan Ramadhan ditiap kampung ramai akan adanya tadarus alquran, ditiap surau, masjid ataupun rumah warga dilaksanakan tadarus alquran. Dan pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan juga diadakan shalat malam bersama untuk menunggu datangnya malam lailatul qodar.

Keakraban antar warga di Desa Grogol terjalin dengan baik terbukti dengan ramainya acara yang diadakan oleh sebuah keluarga. Para bapak membantu pada praproses dengan mengambil daun pisang untuk bungkus makanan pada saat acara, sedangkan para ibu membantu dalam menyiapkan masakan yang akan disuguhkan kepada para tamu kegiatan ini disebut Melabot (Bahasa Osing). Tidak hanya sampai disitu hingga acara selesai para ibu masih membantu dalam hal penyiapan makanan dan pembersihan peralatan masak yang telah digunakan. Para Pelabot (sebutan bagi orang yang melabot) tidak meminta imbalan sepeserpun dari orang yang memiliki acara, mereka membantu dengan ikhlas..

0 Jiwa

Penduduk

9.329 (km2)

Luas Wilayah

0 Jiwa/km²

Kepadatan Penduduk

Foto Kepala Desa Grogol

Kepala Desa

SAMSUL ARIFIN

Desa Grogol

Visi & Misi Desa

Visi

"Mewujudkan Desa Grogol sebagai desa yang mandiri, berbudaya, dan berdaya saing."

Misi

  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan.​
  • Mengembangkan potensi ekonomi lokal berbasis pertanian dan pariwisata.​
  • Melestarikan budaya dan tradisi lokal sebagai identitas desa.

Dusun & Sebaran Penduduk

Komposisi Agama

Rasio Penduduk Per Dusun

Rasio Penduduk Keseluruhan

Struktur Organsisasi

Aparat desa yang bertugas melayani masyarakat Desa Grogol

Struktur Organisasi Desa Grogol:

Program Desa

Program unggulan Desa Grogol

Daftar Program:

  • Program Pembangunan
  • Program Pemberdayaan
  • Program Lain Sesuai Peraturan Perundang-undangan Desa

Prestasi Desa

  • Juara Favorit Lomba Jagoan Tani 2022 pada tahun yang diselenggaran oleh

Layanan Desa

Berbagai layanan yang disediakan untuk memudahkan masyarakat Desa Grogol

Layan Desa Untuk Masyarakat

Daftar Layanan:

  • Layanan Kependudukan, Bantuan Sosial, Perijinan, Pengantar, dll.

Potensi Desa

Desa Grogol adalah salah satu dari dua desa yang ada di Kecamatan Giri. Wilayah desa ini terdiri dari area pemukiman warga dan lahan pertanian. Sama seperti desa tetangganya, Jambesari, pemukiman warga disini terdapat di Dusun Pelinggihan, Kopendukuh, Laos, Guwo, Krajan, Lebak, Kedawung dan Rupi. Pemukiman penduduk ini terpisah-pisah dipisahkan oleh lahan pertanian warga dan hutan kecil. Di desa ini, seperti desa-desa di Kecamatan Giri, Glagah dan Kalipuro, berdiri tempat penggilingan dan penjemuran gabah. Hal ini disebabkan karena lahan pertanian warga yang kebanyakan ditanami padi, meskipun ada juga yang menanam palawija dan tanaman buah-buahan. Selain perkampungan warga khas desa kini banyak pengembang perumahan yang mendirikan perumahan di desa ini.